SpongeBob SquarePants Siti Istikomah

Kamis, 16 Oktober 2014

TUGAS MAKALAH ADMINISTRASI PERPUSTAKAAN


MAKALAH
SURVEY PERPUSTAKAAN DAERAH ponorogo

12032014(012).jpg


Nama anggota kelompok :
-         Rimadani dila p     ( 07 )
-         Risky aulia n. k.   ( 08 )
-         Siti istikomah         ( 18 )
-         Tita agustin           ( 25 )

    KELAS           :  XI APK 3


SMK NEGERI 1 PONOROGO
Jl. Jend. Sudirman no. 10 ponorogo
Tahun pelajaran 2013/ 2014

KATA PENGANTAR
            Dengan mengucap puji dan syukur atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kekuatan  lahir maupun batin kepada kita semua, dan atas berkat serta rahmatnya sehingga kami bisa menyelesaikan karya tulis ini yang masih jauh dari sempurna.
           Makalah ini ditulis dan disusun dengan baik sebagai salah satu bukti bahwa kami telah melakukan survey ke Perpustakaan Daerah Kabupaten Ponorogo pada hari Rabu, 12 Maret 2014 sebagaimana tugas dari Guru Pembimbing Mata Pelajaran Administrasi Perpustakaan.
           Selanjutnya, hasil dari survey di Perpustakaan Daerah kami susun menjadi makalah agar dapat dipelajari oleh penyusun pada khususnya dan seluruh siswa pada umumnya.
            Penyusun menyadari bahwa makalah yang disusun ini belum sempurnya, kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca sekalian. Terima kasih.


                                                                                    Ponorogo, 17 Maret 2014

                                                                                    Penyusun






DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR..................................................................................... .... i
DAFTAR ISI................................................................................................... .... ii

BAB I : PENDAHULUAN............................................................................. .... 1
1.1  Latar Belakang.................................................................................... .... 1
1.2  Tujuan.................................................................................................. .... 1
1.3  Bentuk Kegiatan.................................................................................. .... 2
1.4  Waktu dan Lokasi............................................................................... .... 2

BAB II : PEMBAHASAN................................................................................... 3
2.1 Pelayanan Perpustakaan...................................................................... .... 3
2.1.1 Definisi Layanan Perpustakaan................................................. .... 3
2.1.2 Cara Mendaftar......................................................................... .... 3
2.1.3 Cara Meminjam Buku............................................................... .... 3
2.1.4 Cara Pengembalian Buku.......................................................... .... 4

2.2 Macam – macam Pengadaan Bahan Pustaka....................................... .... 4

2.3 Koleksi Perpustakaan.......................................................................... .... 4

2.4 Pengolahan Bahan Pustaka.................................................................. .... 5
2.4.1 Persiapan Alat........................................................................... .... 5
2.4.2 Melakukan Klasifikasi Bahan Pustaka...................................... .... 5

2.5 Inventarisasi......................................................................................... .... 6
2.5.1 Pengecapan/ Stample................................................................. .... 6
2.5.2 Pencatatan di Buku Induk........................................................ .... 7
2.5.3 Katalogisasi............................................................................... .... 9
2.5.4 Pelabelan................................................................................... .... 10

BAB III : PENUTUP........................................................................................... 13
3.1 Kesimpulan.......................................................................................... .... 13
3.2 Saran.................................................................................................... .... 13

LAMPIRAN.................................................................................................... .... 14


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
            Sebagai upaya percerdasan Sumber Daya Manusia dan memaksimalkan siswa program Administrasi Perkantoran, maka siswa diperlukan melakukan survei ataupun analisis lapangan. Survei ini ditujukan untuk melihat perbandingan  antara teori yang disampaikan oleh guru dan praktek yang sebenarnya di lapangan, bagaimana peran perpustakaan sebagai jantung informasi pendidikan. Apakah perpustakaan berhasil memainkan perannya atau sebaliknya perpustakaan hanya menjadi menara gading di dalam suatu instansi.
            Rendahnya mutu sumber daya manusia merupakan salah satu isu utama yang menjadi sorotan akhir-akhir ini. berbagai factor disinyarlir telah menjadi penyebab rendahnya mutu Sumber Daya Manusia Indonesia. Salah satu faktor yang dominan adalah semakin turunnya tingkat kesejahteraannya masyarakat Indonesia disertai dengan  kurangnya minat dan wawasan masyarakat terhadap Ilmu Pengetahuan.
            Dapat kita ketahui bahwasanya sumber Ilmu Pengetahuan yang paling akurat adalah          Buku. Sehingga terdirilah suatu Organisasi Perpustakaan yang menjadi Wadah dalam menimba Ilmu. Namun keadaan sekarang jauh berbeda dengan dahulu dimana Perpustakaan yang tersedia tidak dimanfaatkan sesuai dengan jenis perpustakaan dan pemakainya.

1.2  Tujuan Kegiatan Survey di Perpustakaan Daerah
      Tujuan diadakannya kegiatan survey di Perpustakaan Daerah adalah sebagai berikut :
1.2.1        Penerapan mata pelajaran Administrasi Perpustakaan
1.2.2        Sebagai wahana rekreasi mengisi liburan yang bersifat informative
1.2.3        Siswa diharapkan termotivasi untuk memperbaiki dan membenahi system perpustakaan pada institusi mereka bekerja


1.3  Bentuk Kegiatan Survey di Perpustakaan Daerah
      Bentuk kegiatan survey di Perpustakaan Daerah yang kami lakukan adalah sebagai berikut :
Ñ       Dialog Tanya jawab
Ñ       Pengambilan gambar

1.4  Waktu dan Lokasi
      Rabu tanggal 12 Maret 2014 di Kantor Perpustkaan Daerah Kabupaten Jalan Ir. H.  Juanda No. 172 Ponorogo. Telp. (0352) 7100181/ Fax. (0352) 481799






















BAB II
PEMBAHASAN

2.1 PELAYANAN PERPUSTAKAAN
            Perpustakaan adalah organisasi pengelola karya tulis, karya cetak, dan atau karya rekam secara professional dengan system yang baku guna memnuhi kebutuhan pendidikan., penelitian, pelestarian, informasi, dan rekresiasi para pemustaka.
       2.1.1 Definisi Layanan Perpustakaan
             Semua kegiatan yang ditujukan untuk menyiapkan segala sarana untuk mempermudah memperoleh informasi/ bahan pustaka yang dibutuhkan pengguna.
       2.1.2 Cara Mendaftar sebagai Aggota Perpustakaan Daerah
                        Untuk mendaftar sebagai anggota Perpustakaan Daerah melalui beberapa tahapan, yaitu :
v  Siswa datang ke Perpustakaan Daerah
v  Menyerahkan berkas pendaftaran, foto, formulir, KTP
v  Jika tidak lengkap siswa harus melengkapinya terlebih dahulu
v  Jika sudah lengkap, kemudian dilakukan proses pencatatan pembuatan kartu anggota
v  Kemudian serahkan kartu anggota

       2.1.3 Cara Meminjam Buku di Perpustakaan Daerah
                        Beberapa tahapan yang harus dilalui untuk meminjam buku atau bahan pustaka di Perpustakaan Daerah antara lain :
        Siswa datang ke perpustakaan
        Menuju OPAC, kemudian langsung ke rak, jika tidak tahu letaknya bisa bertanya ke petugas
        Jika sudah menemukan koleksi yang ingin dipinjam serahkan buku kepada petugas kemudian catat call number
        Kemudian dilakukan pencatatan peminjaman Kartu Buku, Kartu Peminjaman, dan slip buku
        Buku diserahkan kepada siswa, kemudian kartu anggota ditinggal

       2.1.4 Cara Pengembalian Buku yang Telah Dipinjam
                        Untuk mengembalikan buku yang telah di pinjam, kita dapat melalui beberapa prosedur, yaitu :
§  Siswa datang ke perpustakaan
§  Serahkan buku dan kartu peminjam ke petugas
§  Pencatatan Kartu Buku, Kartu peminjam dan slip buku
§  Buku diserahkan kepada petugas, kemudian kartu anggota dikembali

2.2 MACAM – MACAM PENGADAAN BAHAN PUSTAKA
Pengadaan bahan pustaka dapat diperoleh melalui :
1.      Pembelian
  Terlebih dahulu mengajukan proposal kepada Kepala Dinas, apabila proposal sudah disetujui, maka pembelian buku dapat segera dilakukan. Pembelian dilakukan melalui agen.
2.      Hadiah
           Hadiah bisa didapatkan dari Perpustakaan Provinsi. Selain itu juga bisa didapatkan dari pengunjung yang membawa buku – buku yang hibahkan atau di berikan kepada Perpustakaan Daerah.

2.3    KOLEKSI PERPUSTAKAAN
            Macam – macam koleksi yang ada di Perpustakaan Daerah. Koleksi Perpustakaan Daerah terdiri dari :
A.    Koleksi Buku
v Buku – buku pelajaran untuk SD, SMP, SMA dan PT
v Buku – buku agama
v Buku pertanian, perkebunan dan peternakan
v Buku keterampilan, kesenian, griya, fashion dan gaya hidup
v Buku social, ekonomi, poitik, huku, dan UU
v Buku psikologi, kesehatan dan keluarga
v Buku sejarah, geografi, biografi dan budaya
v Novel dan cerita rakyat
v Kamus dan ensiklopedi
v Karya ilmiah

B. Koleksi Bukan Buku
v Koran
v  majalah
v tabloid

2.4    PENGOLAHAN BAHAN PUSTAKA
            Pengolahan bahan pustaka dimulai pada waktu perpustakaan memesan/ menerima bahan pustaka sampai pada penyimpanan bahan pustaka. Oleh karena itu perpustakaan harus dapat mengolah dan mengatur koleksinya agar informasi yang terdapat dalam koleksinya dapat disimpan dan ditemukan kembali secara mudah, cepat dan tepat. Proses pengolahan bahan pustaka meliputi beberapa tahapan, yaitu :

2.4.1        Mempersiapkan alat yang digunakan untuk mengolah bahan pustaka
     Alat yang digunakan untuk pengolahan bahan pustaka adalah alat yang menunjang pengolahan bahan pustaka agar saat pengerjaan lebih mudah. Alat – alat tersebut antara lain :
Ñ                   Buku pedoman klasifikasi DDC
Ñ                   Buku pedoman tajuk subyek
Ñ                   Buku pedoman katalogisasi
Ñ                   Buku inventarisasi
Ñ                   Blanko kartu catalog
Ñ                   Alat tulis, mesin ketik/ computer, kertas, lem
Ñ                   Alat label
Ñ                   Slip tanggal kembali, kartu buku, kantong kartu buku
Ñ                   Kotak catalog, stampel
2.4.2        Melakukan Klasifikasi Bahan Pustaka
Yang dimaksud klasifikasi adalah proses untuk menggolongkan buku berdasarkan subyek atau isi buku yang dibahas. Dengan adanya klasifikasi buku, maka diharapkan proses pencarian buku dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.
Sistem klasifikasi buku yang umum digunakan adalan system persepuluhan dewey atau disebut DDC ( Dewey Decimal Classification). Dalam system ini digunakan system klasifikasi berupa angka ( notasi ). Daftar klasifikasi DDc adalah :
·             000     Karya Umum
·             100     Filsafat dan Psikologi
·             200     Agama – agama Umum
·             300     Ilmu – ilmu social
·             400     Bahasa
·             500     Ilmu – ilmu Murni
·             600     Ilmu Terapan/ Teknologi
·             700     Kesenian dan Olahraga
·             800     Kesusastraan
·             900     Sejarah dan Geografi

2.5    INVENTARISASI
            Inventarisasi adalah kegiatan yang berupa pencatatan bahan pustaka sebagai bukti bahwa koleksi tersebut telah menjadi milik perpustakaan. Kegiatan inventarisasi meliputi :
2.5.1        PENGECAPAN ( STAMPLE )
Setiap buku yang menjadi milik perpustakaan harus di stample perpustakaan. Stample hendaknya berada di :
a)              Pada halaman judul/ balik judul
b)              Pada halaman rahasia
c)              Pada halaman terakhir
d)             Pada halaman rahasia

Di Perpustakaan Daerah stampel yang digunakan untuk menandai buku ada dua jenis, yaitu :

1.    Stample Kepemilikan
Stample kepemilikan dimaksudkan sebagai bukti bahwa buku memang benar – benar milik perpustakaan. Pemberian stample ini dilakukan pada bagian/ halaman tertentu pada setiap buku. Contoh stample kepemilikan adalah :


MILIK
KANTOR PERPUSTAKAAN DAERAH
KABUPATEN PONOROGO
 
 




                                                                                                

2.    Stample Registrasi
KANTOR PERPUSTAKAAN DAERAH
KABUPATEN PONOROGO
No. Induk                   :
No. Klasifikasi            :
Tgl. Masuk                  :
Asal                             :

 
                             Stample registrasi merupakan cap untuk mengenal atau mengetahui keterangan mengenai buku yang bersangkutan. Misalnya Nomor Induk, Asal Buku, Tanggal Masuk, dan lainnya. Contoh stample registrasi :







2.5.2        PENCATATAN DI BUKU INDUK
               Setiap buku yang masuk ke perpustakaan didaftarkan ke buku induk sesuai dengan urutan diterima/masuknya buku. Buku yang pertama datang dicatat pada urutan pertama pada buku induk, dan demikian pula seterusnya. Untuk membuat buku induk digunakan buku tulis bergaris ukuran folio dengan lajur kolom yang diperlukan adalah sebagai berikut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Keterangan lajur buku :
1.    Nomor
          Nomor urut buku yang diinventarisasi di buku induk
2.    Tanggal
          Tanggal diisi dengan tanggal perolehan/ datangnya buku diperpustakaan. Pemberian tanggal mencakup nomor tanggal, bulan dan tahun.
3.    Judul
          Penulisan judul harus lengkap sesuai dengan judul yang tercantum di buku, termasuk keterangan tentang anak judul dan jilidnya
4.    Pengarang
          Penulisan nama pengarang disesuaikan dengan nama penanggung jawab buku yang bersangkutan
5.    Impresium
          Impresium merupakan keterangan mengenai Tempat terbit buku, Penerbit buku, dan Tahun terbit buku. Contohnya : Jakarta: Gramedia, 2010
6.    Asal
          Asal buku yang diterima oleh perpustakaan harus dicantumkan secara lengkap terutama untuk buku yang berasal dari hibah/ hadiah
7.    Jumlah
          Berisi jumlah eksemplar buku yang dicatat
8.    Bahasa
          Kolom bahasa berisi mengenai keterangan tentang bahasa yang digunakan pada buku ( Indonesia, Jawa, Inggris, dan lainnya )


9.    Nomor Induk
          Nomor induk digunakan sebagai nomor identitas buku yang dimiliki perpustakaan. Nomor ini diisi dengan angka 1,2,3,4, dan seterusnya sesuai dengan urutan buku yang diterima perpustakaan. Setiap eksemplar buku yang diterima harus memiliki nomor induk yang berbeda, walaupun mempunyai judul/ penerbit/ pengarang yang sama.
10.    Klasifikasi
        Diisi dengan nomor panggil buu sesuai dengan pedoman dan subyek buku
11.    Harga
        Harga dicantumkan sesuai dengan harga buku yang diterima pada saat perolehan. Jika harga buku berasal dari sumbangan/ hadiah maka sebaiknya dicari harga yang sesuai dengan kisaran harga buku pada saat diterima
12.    Keterangan
        Keterangan berisi penjelasan mengenai keberadaan buku yang bersangkutan. Misalnya jika buku hilang maka ditulis dikolom keterangan bahwa buku hilang dan diganti dengan buku yang baru

2.5.3.  KATALOGISASI
Catalog adalah daftar buku dengan segala kelengkapannya. Catalog merupakan suatu daftar bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan dan disususn menurut aturan tertentu. System dan jenis catalog terdiri dari berbagai macam bentuk, seperti catalog kartu dan catalog computer (OPAC).
Tujuan dari penyusunan catalog adalah sebagai sarana temu kembali informasi di perpustakaan yang bertujuan agar pemakai perpustakaan dapat menemukan informasi buku yang dicarinya dengan cepat dan tepat. Catalog disusun berdasarkan judul buku, pengarang buku, dan subyek buku. System catalog dasar yang umum dipakai terdiri dari : catalog induk, catalog judul, catalog pengarang, catalog subyek.
KARTU KATALOG
510
MUT
MUTHFISARI
m
     Matematika untuk SMA

Cet I     Jakarta    Gramedia, 2009

     iv 60 hlmn. ; 24 cm. --ilust

     Bibliografi : Hlm 60

     ISBN       : 979-16367-2-9



1.      MATEMATIKA     I. Judul

16543/PU/HD/2011

2.5.4 PELABELAN
Proses pelabelan koleksi buku melliputi kegiatan pembuatan kelengkapan buku, yaitu label buku, kartu buku, slip tanggal kembali dan catalog buku.
Kegiatan ini meliputi pembuatan :
a.       Label buku
Label buku merupakan nomor identitas buku yang ditulis pada lembaran kertas dan ditempel di punggung buku.


KANTOR PERPUSTAKAAN
DAERAH KAB. PONOROGO
510
MUT
m
c.1

 
 
Nama Instansi
 
                                                                                          
                                                                      






Nomor Panggil

 


 


b.      Kartu buku dan lembar tanggal kembali
Kartu buku dibuat pada lembaran kertas karton. Isi dari kartu buku sebagai berikut :

Halaman Depan
KARTU KENDALI
No. Induk :. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
No. Panggil : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Judul : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Pengarang : . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
Peminjam
Tanggal Pinjam
Tanggal Kembali








Halaman Belakang
Peminjam
Tanggal Pinjam
Tanggal Kembali








c.       Slip Tanggal Kembali dan Kantong Buku
Peminjam
Tanggal Pinjam
Tanggal Kembali
Ket.







 













BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
     Berdasarkan uraian pembahasan diatas, mengenai perpustakaan dapat disimpulkan bahwa :
1.      Peranan perpustakaan sangat menunjang program pendidikan khususnya untuk bidang Administrasi Perkantoran.
2.      Perpustakaaan sangat penting dan harus ada pada setiap daerah atau sekolah untuk kemajuan pendidikan
3.      Pengelolaan perpustakaan harus dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang semestinya

3.2    Saran
Mengetahui peranan perpustakaan yang sangat banyak sumbangsihnya dalam pelaksanaan program pendidikan saran yang kami berikan adalah sebagai berikut :
a.       Sebaiknya perpustakaan dikelola sesuai dengan tujuan dan fungsinya
b.      Peran pengelola atau pustakawan yang professional hendaknya mendapatkan bekal yang cukup sehingga menjadi pustakawan yang handal dan professional
c.       Seharusnya para pegawai perpustakaan daerah membuat sebuah promosi atau pengenalan kepada masyarakat agar pengunjung di perpustakaan semakin meningkat
d.      Buku yang tersedia lebih banyak koleksi yang sudah lama, sebaiknya koleksi diperbarui mengikuti perkembangan zaman
e.       Dekorasi ruangan kurang dapat menarik perhatian pengunjung untuk masuk sehingga perpustakaan cenderung sepi dan tidak nyaman


LAMPIRAN – LAMPIRAN

12032014.jpg


12032014(004).jpg



12032014(003).jpg


20140312-0016.jpg


Selasa, 01 Juli 2014

LDR=Long Distance Relationship ?





aku tak lagi LDRan sama siapa-siapa, aku single,dan aku happy. tapi aku menempatkan diriku sebagai cewek yang menjalani sebuah hubungan jarak jauh. kok bisa? kamukan single alias nggak punya pacar? iya aku sedang menjalani LDR dengan jodohku. karena dengan itu aku banyak belajar tentang kesetiaan, kepercayaan, keyakinan, dan  kesabaran. tapi LDR itu mulia di mataku, dengan itu sebuah hubungan insyaallah akan terhindar dari hal negatif. selain itu Nabi Adam saja dulu LDRan dengan Siti Hawa.ketika mereka diturunkan ke bumi dan akhirnya mereka dipertemukan lagi dan menikah.

emang LDR harus punya pasangan? LDRan sama jodoh yamg kelak jadi pasangan kan juga bisa, jadi kenapa harus merasakan LDRan sama pacar? yoh dalam islam pacaran itu diharamkan.

selamat membaca!

Kamis, 12 Juni 2014

Pesona Gunung Pringgitan Slahung Ponorogo







DISSUN OLEH :
 J RISKY AULIA N.K
J RISTA DIAN N.E
J SERLIK ASMANDA
J SITI ISTIKOMAH
J YUNI KURNIAWATI


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 PONOROGO
Jl. Jendral Sudirman No.10 Kode Pos 63416
Telp. (0352) 481293 Fax. (0352) 462663
                              e-mail : smkn1_png@yahoo.com                      


Lokasi Gunung Pringgitan

Gunung Pringgitan adalah salah satu potensi alam berupa gunung di Ponorogo  dengan ketinggian 800 mdpl ( meter diatas permukaan laut ) yang terletak di Desa Caluk, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Lokasi gunung pringgitan ini 27 km ke selatan dari pusat kota Ponorogo, tepatnya dari pasar Slahung ke selatan, ada pertigaan belok kanan, 2 km sebelum Pacitan. Di sekitar gunung Pringgitan terdapat area yang luas dan rindang di bawah pohon pinus yang biasanya digunakan para siswa pramuka, pecinta alam, dan pendaki untuk berkemah. Pada saat bulan purnama, banyak orang yang mendaki sampai puncak gunung untuk menikmati keindahan taburan bintang dan cahaya bulan purnama dari atas gunung ini. Semakin menyenangkan lagi karena dari puncak ini para pendaki bias melihat pemandangkan wilayah ponorogo dengan udara yang segar dan lingkungan yang masih asri.

Potensi Wisata Gunung Pringgitan

Lokasi gunung yang berada di pedesaan dengan kawasan yang masih asri, seharusnya kawasan gunung ini bisa digali potensinya untuk dijadikan salah satu  kawasan wisata alam Ponorogo. Dengan memanfaatkan sumber daya alam di sekitar kawasan ini serta memperbaiki kawasan ini agar memenuhi syarat-syarat dan kelayakan ODTWA (Objek dan Daya Tarik Wisata Alam) pastinya kawasan Gunungr Pringgitan ini dapat menjadi tempat referensi wisata bagi para wisatan dari Ponorogo maupun luar Ponorogo serta bagi mereka pencinta alam dan para pendaki gunung.



Kelebihan Gunung Pringgitan

1.             Dengan ketinggian 800 mdpl, gunung ini cocok untuk kegiatan hiking atau pendakian  bagi para pendaki pemula dan pecinta alam.
2.             Suasana  alamnya masih asri,cocok untuk  reflesing,menyalurkan hobi
3.             Untuk warga Ponorogo ,lokasi mudah di jangkau dan tidak terlalu jauh dan  lokasi  yang mudah di temukan
4.             Bagi pecinta fotografi dengan pemandangan alam saat mendaki ataupun di puncak gunung memberikan kepuasan pada hasil fotografinya.
5.             Pengunjung bisa berinteraksi lebih dekat dengan satwa liar disana (kera)

Syarat - Syarat Gunung Pringgitan agar layak menjadi ODTWA antara lain :

1.             Di lokasi tersebut sudah di dukung oleh pemandangan yang asri yang masih di jaga oleh masyarakat. Setiap bulan purnama banyak orang melakukan pendakian,seharusnya ada pementasan seperti tarian Reog untuk lebih menarik orang agar juga datang ke gunung Pringgitan walaupun tidak melakukan  pendakian
2.             Untuk menarik wisatawan dari Ponorogo maupun luar Ponorogo seharusnya di lokasi ini di bangun fasilitas seperti tempat outbond,flying fox,atau bahkan panjang tebing. Agar wisatawan yang datang bukan hanya yang hanya mendaki.
3.              Gunung dengan ketinggian sekitar 800 mdpl ini , sebenarnya dapat dibangun sebuah tempat peristirahatan sekitar ketinggian 400 mdpl , karena pada titik tersebut pendaki dapat sejenak melepas lelah semabari menikmati sajian keasrian hutan pinus  sebelum para pendaki melanjutkan ke puncak pringgitan.
4.             Untuk meningkatkan kelayakan sebagai tempat wisata perlu dibangun fasilitas umum seperti , musholla , WC umum , pos petugas , tempat parkir , tanah lapang untuk tenda (bumi perkemahan) .




Kekurangan  Gunung Pringgitan

1.             Salah satu sisi gunung pringgitan membentuk sudut yang memiliki kemiringan yang cukuo ekstrim serta curam
2.             Gangguan dari satwa liar apabila pengunjung belum dapat beradaptasi
3.             Medan perjalanan yang masih makadhaman atau masih berupa susunan batu juga masih menjadi kendala para pendaki

Agar kawasan wisata Gunung pringgitan menjadi salah satu kawasan wisata  yang potensial di Ponorogo, seaharusnya kekurangan-kekurangan tersebut bisa diminamalisir atau bahkan dihilangkan agar para wisatawan-wisatawan menjadi tertarik untuk datang dan mengunjungi kawasan ini. Seperti papan-papan peringatan tanda bahaya bagi wisatawan atau pendaki agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, perbaikan medan jalan menjadi jalan beraspal agar wisatawan tidak kesulitan datang ke kawasan ini karena jalan yang masih makadhaman.

Selasa, 03 Juni 2014

Mengertilah

Bahasaku tak lagi sama
Ketika kecewa menyusup ke lubuh hati ini
Aku minta
Dengarkan ini dengan seksamanya hatimu
Bukan hanya dengan kedua telingamu
Mengertilah
Aku ingin kamu bisa meresapi dan memahami inginku
Lewat kata yang ku ucap
~s_ist~